SHARE YOUR MUSIC

Rabu, 21 Oktober 2009

Mancing Di Selat Sunda


Trip kali ini mengambil lokasi di bagian barat pulau jawa, yaitu di selat sunda. Kami berangkat dari Jakarta Barat – Daan Mogot pada hari sabtu tanggal 17 Ocktober 2009. kendaraan yang kami gunakan yaitu menggunakan mobil APV sewaan yang diisi dengan 6 orang, kami berangkat sekitar pukul 17.00 setelah membeli dan menyiapkan peralatan dan makanan yang akan kami bawa.


Melajulah mobil kami menuju kota merak melalui TOL kebon jeruk sampai keluar di TOL merak, sekitar jam 19.30 sampai lah kami dimerak dan dijemput di terminal bis merak oleh sang kapten kamili a.k.a Jabrik, setelah menyiapkan peralatan kami mengisi perut dengan makanan secukupnya kami pun melaut sekitar jam 21.00. walaupun kami mendapat informasi bahwa dijakarta hujan badai tapi dimerak cuaca sangatlah cerah.
Tujuan kami adalah perairan sekitar pulau tunda, walaupun demikian jarak kami masih sekitar 1 jam menuju pulau tersebut, kapal yang kami gunakan adalah kapal pak Jamal yang mempunyai luas panjang kira-kira 14 Meter dan Lebar sekitar 3.5 Meter, yang dinahkodai oleh captain Kamili aka Jabrig dan 3 orang crew nya Rojak, Ramon dan Apip
Terkejut kami setelah sampai dispot pertama kira-kira jam 23.00an, ombak laut diwilayah ini lebih liar dibanding pejalanan kami sebelumnya di kepulauan seribu, ombaknya membuat kapal oleng kiri dan kanan, tak seorang pun dari kami yang kuat meneruskan pemancingan karena mual akibat goyangan kapal, beberapa saat ABK berhasil menaikan ikan kuwe kira-kira seberat 6 kg didepan mata saya, walaupun demikian ikan tersebut tidak bisa mengobati rasa mual dan pusing kami.
Sampailah pagi hari ketika seiring matahari menyinari laut, ombak pun mulai menghilang.
Walau masih ada sisa-sisa rasa mual kami teruskan menebarkan umpan kelaut, benar saja beberapa dari kami mulai menaikan ikan kuwe dan ayam-ayaman.
Sambil menikmati kopi, rokok dan makanan ringan yang kami bawa suasana mancing menjadi lebih nikmat.
Sang kapten, mulai menebar umpan kembung yang diraciknya untuk menarik perhatian ikan tenggiri, namun si jeng riri ( nama panggilan ikan tenggiri ) ini lebih lihai, bagai mana tidak, dari beberapa umpan tersebut hanya tersisa bagian kepala nya saja.
Hari itu kami mencoba beberapa spot lain yang menurut kapten tempat main ( ikan merah ) kakap merah, namun nasib belum mempertemukan kami dengan si ikan merah, tapi ikan kuwe dan ayam2an yang masih kita dapat.
Saatnya makan siang, team chef abk mulai memasak nasi dan menggoreng beberapa ikan hasil tangkapan kami, makan siang diatas kapal dan berlokasi dilaut lepas memang menjadi hal yang istimewa bila kami mancing dilaut terbuka.
Yang isitimewanya juga kapal ini full musik loh, jarang-jarang kami melaut diiringi musik seperti ini.
Setelah menghabiskan santap siang dengan lauk ikan goreng dan sambal kecap kira2 jam 13.30 kami memutuskan untuk kembali ke darat karna ada rekan kami yang mengejar waktu untuk sampai rumah karena esok paginya kembali bekerja.
Sampailah kami didarat sekitar jam 16.30, lalu mulailah menghitung hasil tangkapan yang tidak kami kira sampai 1 karung tersebut terdiri dari beberapa ikan kuwe, kuwe lilin, ayam-ayaman dan beberapa ikan kecil lainya, bingung mencari tempat untuk membawa hasil tangkapan kami membeli ember plastik. setelah membereskan peralatan, hasil tangkapan dan administrasi dengan sang kapten, kembali lah kami menuju jakarta dan membagikan hasil tangkapan dirumah salah satu dari kami, setelah itu kembali lah kerumah masing-masing dengan bungkusan ikan hasil tangkapan yang masih segar.

INFO Biaya :


Sewa kapal : Rp. 1.800.000 ( dari jam 21.00 sd sore esok harinya )
Genset : Rp. 100.000 ( untuk lampu tembak, karena kapal tidak dilengkapi lampu tembak )
Umpan : Rp. 300.000 ( terdiri dari 5kg cumi dan 15 bungkus udang rebon )
ES Batu : Rp. 25.000 ( untuk ikan hasil tangkapan )
Sewa mobil : Rp. 500.000
Bensin : Rp. 100.000
TOL : Rp. 70.000an
Ember Plastik : Rp. 35.000
Parkir : Rp. 15.000
Logistik : 150.000 ( disarankan berlebih daripada kurang )


Semoga bermanfaat


Pemandu pariwisata

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar