SHARE YOUR MUSIC

Rabu, 21 Oktober 2009

Mancing Di Selat Sunda


Trip kali ini mengambil lokasi di bagian barat pulau jawa, yaitu di selat sunda. Kami berangkat dari Jakarta Barat – Daan Mogot pada hari sabtu tanggal 17 Ocktober 2009. kendaraan yang kami gunakan yaitu menggunakan mobil APV sewaan yang diisi dengan 6 orang, kami berangkat sekitar pukul 17.00 setelah membeli dan menyiapkan peralatan dan makanan yang akan kami bawa.


Melajulah mobil kami menuju kota merak melalui TOL kebon jeruk sampai keluar di TOL merak, sekitar jam 19.30 sampai lah kami dimerak dan dijemput di terminal bis merak oleh sang kapten kamili a.k.a Jabrik, setelah menyiapkan peralatan kami mengisi perut dengan makanan secukupnya kami pun melaut sekitar jam 21.00. walaupun kami mendapat informasi bahwa dijakarta hujan badai tapi dimerak cuaca sangatlah cerah.
Tujuan kami adalah perairan sekitar pulau tunda, walaupun demikian jarak kami masih sekitar 1 jam menuju pulau tersebut, kapal yang kami gunakan adalah kapal pak Jamal yang mempunyai luas panjang kira-kira 14 Meter dan Lebar sekitar 3.5 Meter, yang dinahkodai oleh captain Kamili aka Jabrig dan 3 orang crew nya Rojak, Ramon dan Apip
Terkejut kami setelah sampai dispot pertama kira-kira jam 23.00an, ombak laut diwilayah ini lebih liar dibanding pejalanan kami sebelumnya di kepulauan seribu, ombaknya membuat kapal oleng kiri dan kanan, tak seorang pun dari kami yang kuat meneruskan pemancingan karena mual akibat goyangan kapal, beberapa saat ABK berhasil menaikan ikan kuwe kira-kira seberat 6 kg didepan mata saya, walaupun demikian ikan tersebut tidak bisa mengobati rasa mual dan pusing kami.
Sampailah pagi hari ketika seiring matahari menyinari laut, ombak pun mulai menghilang.
Walau masih ada sisa-sisa rasa mual kami teruskan menebarkan umpan kelaut, benar saja beberapa dari kami mulai menaikan ikan kuwe dan ayam-ayaman.
Sambil menikmati kopi, rokok dan makanan ringan yang kami bawa suasana mancing menjadi lebih nikmat.
Sang kapten, mulai menebar umpan kembung yang diraciknya untuk menarik perhatian ikan tenggiri, namun si jeng riri ( nama panggilan ikan tenggiri ) ini lebih lihai, bagai mana tidak, dari beberapa umpan tersebut hanya tersisa bagian kepala nya saja.
Hari itu kami mencoba beberapa spot lain yang menurut kapten tempat main ( ikan merah ) kakap merah, namun nasib belum mempertemukan kami dengan si ikan merah, tapi ikan kuwe dan ayam2an yang masih kita dapat.
Saatnya makan siang, team chef abk mulai memasak nasi dan menggoreng beberapa ikan hasil tangkapan kami, makan siang diatas kapal dan berlokasi dilaut lepas memang menjadi hal yang istimewa bila kami mancing dilaut terbuka.
Yang isitimewanya juga kapal ini full musik loh, jarang-jarang kami melaut diiringi musik seperti ini.
Setelah menghabiskan santap siang dengan lauk ikan goreng dan sambal kecap kira2 jam 13.30 kami memutuskan untuk kembali ke darat karna ada rekan kami yang mengejar waktu untuk sampai rumah karena esok paginya kembali bekerja.
Sampailah kami didarat sekitar jam 16.30, lalu mulailah menghitung hasil tangkapan yang tidak kami kira sampai 1 karung tersebut terdiri dari beberapa ikan kuwe, kuwe lilin, ayam-ayaman dan beberapa ikan kecil lainya, bingung mencari tempat untuk membawa hasil tangkapan kami membeli ember plastik. setelah membereskan peralatan, hasil tangkapan dan administrasi dengan sang kapten, kembali lah kami menuju jakarta dan membagikan hasil tangkapan dirumah salah satu dari kami, setelah itu kembali lah kerumah masing-masing dengan bungkusan ikan hasil tangkapan yang masih segar.

INFO Biaya :


Sewa kapal : Rp. 1.800.000 ( dari jam 21.00 sd sore esok harinya )
Genset : Rp. 100.000 ( untuk lampu tembak, karena kapal tidak dilengkapi lampu tembak )
Umpan : Rp. 300.000 ( terdiri dari 5kg cumi dan 15 bungkus udang rebon )
ES Batu : Rp. 25.000 ( untuk ikan hasil tangkapan )
Sewa mobil : Rp. 500.000
Bensin : Rp. 100.000
TOL : Rp. 70.000an
Ember Plastik : Rp. 35.000
Parkir : Rp. 15.000
Logistik : 150.000 ( disarankan berlebih daripada kurang )


Semoga bermanfaat


Pemandu pariwisata
Selengkapnya...

Jumat, 21 Agustus 2009

wisata Pulau Pramuka


Wisata yang kami datangi sabtu 15 agustus 2009 yang lalu adalah ke sebuah pulau, salah satu dari kepulauan seribu yaitu pulau pramuka.
Perjalanan yang dilakukan oleh 18 orang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 9 orang perempuan.




Keberangkatan awal bertitik di kampus UNJ daerah rawamangun, dari sana kami menyewa sebuah metromini yang kebetulan poolnya tidak jauh dari tempat biasa kami kumpul-kumpul, harga sewanya lumayan murah hanya Rp. 200.000 saja sudah bisa membawa 16 orang dari kami. Metromini sewaan sudah berangkat sesuai jadwal yaitu sekitar jam 06.30 pagi untuk mengejar ojek kapal yang memang menurut info sudah berangkat pukul 07.30. setelah keluar dari tol pluit metromini masuk ke muara angke sekitar jam 07.30.
Saat sampai didermaga yang letaknya sebelah kanan (agak masuk gang sedikit) setelah pegadaian, kami terkejut sudah banyak orang yang mengantri untuk ikut disebrangkan keberbagai pulau dikepulauan seribu seperti, pulau untung jawa, pulau panggang, pulau pramuka dan lain-lain.
Tak berapa lama kapal pertama diberangkatkan, langsung saja kami ambil tempat dikapal yang kedua, walaupun agak penuh kami tidak pantang menyerah, karena otak kami sudah tak tahan memikirkan keindahan pantai dan laut pulau seribu.
Tak lama kapal kamipun diberangkatkan, kapal ojek yang bertarif Rp. 30.000 ini berkapasitas 120orang (bawah dan atas) dan untuk menempuh perjalanan ke pulau pramuka membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam.
Dalam perjalanan kami melewati beberapa pulau besar dan kecil, pantas saja tempat ini dinamai kepulauan seribu, dikarenakan banyak sekali pulau yang ada disini.
Setelah sampai dipulau pramuka, kami langsung menuju rumah yang sebelumnya sudah kami sewa untuk 2 malam kedepan, rumah yang kami pesan yaitu mega home stay yang letaknya dipinggir pantai tidak jauh dari dermaga pulau pramuka.
Setelah sampai pulau dan membereskan barang-barang bawaan, tak tahan kaki ini ingin menelusuri pantai dan melihat keindahan pulau pramuka.
Tidak sampai 30 menit pulau pramuka sudah bisa kami kelilingi.
Pada hari kedua tanggal 16 agustus 2009 kami berencana untuk snorkeling dibeberapa spot yang sudah ditentukan kapten kapal, spot yang dipilih yaitu disekitar pulau semak daun dan dikapal tongkang dekat tempat makan karamba.
Beberapa dari kami ini adalah pengalaman pertama dan sangat menyenangkan, melihat kehidupan dibawah laut yang begitu indah, tapi hati-hati dibeberapa tempat ada binatang bawah laut yang cukup disegani oleh orang-orang yang ingin snorkeling yaitu bulu babi, walaupun tidak terlalu fatal, jika terkena binatang ini bisa membuat kulit seperti terbakar dalam waktu beberapa menit.
Setelah puas snorkeling di sekitar pulau semak daun dan kapal tongkang, kami berencana untuk membeli ikan untuk dibakar pada malam hari nanti, yang kami singgahi pertama yaitu ke karamba, pada saat itu ikan yan ditawarkan sangatlah tidak beragam hanya tersedia kakap merah, udang dan banding. Menurut kapten kapal dan penjaga rumah makan memang sedang tidak musim ikan.
Setelah membeli ikan kakap yang seharga Rp.40.000/kilonya kami pun berangkat kepulau pramuka, sampai dipulau pramuka ada info dari kapten kapal kalau dipulau pramuka pun ada yang menjual ikan bahkan lebih murah dari karamba, disana kami beli bandeng tanpa tulang/duri seharga Rp.30.000/kilonya.
Tiba saatnya malam hari yang paling dinanti-nantikan, kami membuat api unggun dengan kayu yang kami beli dirumah warga dengan harga Rp.10.000/karungnnya, kami bakar api unggun didepan penginapan kami persis dipinggir pantai, ikan sudah dibumbui dan kayu sudah dibakar.
Setelah menikmati makan malam dipinggir pantai dan ada beberapa dari penggunjung yang menyalakan kembang api yang menambah suasana sangat indah.
Keesokan harinya kami sudah mulai siap-siap membereskan perlengkapan dan pakaian yang basah, jam 11.30 kami sudah mulai stand by didermaga untuk membeli tiket pulang seharga Rp.30.000/orang, kapal yang kami naiki kali ini cukup kecil sehingga membuat goncangan dari ombak lebih terasa.
Setelah sampai dimuara angke, kami naik mobil angkutan B-01 yang mengantar kami sampai grogol, setelah makan siang sebentar digrogol kami pun berpisah untuk menaiki bus yang akan mengantar kerumah kita masing-masing.










note :
Estimasi Biaya Backpacker Pulau Pramuka


Selengkapnya...

Kamis, 13 Agustus 2009

Sail Bunaken 2009


Bunaken oh… bunaken, siap yang ga tau tempat yang bertempat di sulawesi utara ini, dengar namanya saja sudah terbayang keindahan pantai dan laut serta seisi-isinya.
Bunaken juga salah satu dari berbagai tempat diindonesia yang paling saya idam-idam kan, Menurut info dari berbagai sumber bunaken yang sangat fantastik dan mempesona makin membuat saya ingin mengunjungi tempat tersebut.




Terus terang saja saya sendiri belum sempat menginjakan kaki dan menikmati alam bawah lautnya.
Apalagi agustus ini sedang ada acara sail bunaken yang akan diikuti 33 negara dari 46 negara yang diundang untuk datang ke tempat tersebut.
Menurut info diperkirakan ada sekitar 158 yacht tiba di Bitung untuk mengikuti Sail Bunaken sejak 12 agustus lalu.
Kegiatan Sail Bunaken tersebut akan diikuti antara lain sekitar 25 kapal perang asing dari 14 negara, tiga buah tall ships dan 158 yacht, serta sejumlah KRI.
Rencananya juga pada hari kemerdekaan republik indonesia tanggal 17 agustus 2009 akan ada pemecahan rekord dunia diving sebanyak 1500 divers.
menurut info, para penyelam tersebut akan melakukan upacara dalam air,waaahhhh... bagaimana caranya yah..kita tungugu ajah info berikutnya.
Setelah melihat agendanya lengkapnya, sangat tertakjub-takjub bahwa indonesia tercinta ini masih bisa mendatangkan simpatisan dari berbagai negara walaupun sedang ada ketegangan dalam keamanan negara saat ini.
Walaupun saya tidak bisa datang langsung saya sudah cukup takjub dan bangga, semoga sail bunaken ini sukses sampai acara terakhir yang di rencanakan yaitu tanggal 20 agustus 2009.

Tentative Agenda
Date Event
August 09 - 12, 2009 Warships, Tallships, Yacht Arrived at Bitung, North Sulawesi
August 13, 2009 Welcome Party by Mayor of Bitung
August 16, 2009 Bunaken Carnival
August 14 - 17, 2009 Openships
August 14 - 16, 2009
a) Diving Tournament at Bunaken
b) Dinghy Race at Manado Bay (TBA)
c) Jetski Rally From Makassar to Manado (TBC)
d) Sandeq Race (TBA)
August 17, 2009
a) AM : Indonesia's Independence Parade at Governor's house, all Captain's are invited
b) PM : Dive Tour to Bunaken
c) PM : Sunset Cocktail Party / Gala Dinner, Prize Presentation and Cultural Show, hosted by Governor
August 18, 2009
a) AM : Free Tour for participants, supported and facilitated by province and Regent Government (TBA)
b) PM : Open Stage Music & Cultural Shows at Mando or Bitung (TBA)
August 19, 2009 Sail Parade at Selat Lembeh. All Vessels are Salute to the President of The Republic of Indonesia
August 20, 2009 All Vessels Leave Bitung

Sumber :
http://www.sailbunaken2009.com
http://www.antaranews.com/berita/1250163706/56-yacht-masuki-bitung-ikut-sail-bunaken


Semoga bermanfaat


http://www.pemandu-pariwisata.blogspot.com
Selengkapnya...

Jumat, 24 Juli 2009

Candi Borobudur


19 july 2009, raga kami masih berada disekitar kota jogjakarta. Tanpa fikir panjang rombongan langsung melaju kearah kawasan candi borobudur yang terletak di Kabupaten Magelang - Jawa Tengah, kira-kira jam 10.00 kami sudah sampai dikawasan candi borobudur, disekitar kawasan banyak sekali orang setempat menjajakan berbagai pernak-pernik hiasan dan makanan, harganya pun relative murah.




setelah membeli karcis masuk yang seharga Rp.15.000/orang kami pun mulai masuk dan menikmati pemandangan candi yang indah ini.

Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang sangat ajaib tersebut. Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun fungsinya sebagai tempat ibadah, Borobudur memang memikat hati.

Setelah saya searching di mesin pencari (google) saya baru tahu kalau borobudur tak lagi masuk tujuh keajaiban dunia. Itulah yang diumumkan di Lisabon, Portugal, Sabtu (7/7) malam. Dari hasil pilihan hampir 100 juta pemilih, terpilih Taj Mahal di India, reruntuhan Pink Petra yang berusia beberapa abad di Yordania dan patung Kristus Sang Penebus di Rio de Janeiro. Terpilih pula reruntuhan Machu Picchu Inka di Peru dan Kota kuno bangsa Maya atau Chichen Itza di Meksiko. Tetap bertahan, tembok raksasa China dan Coliseum Roma,memang kredibilitas ‘polling’ tersebut memang perlu dipertanyakan karena kriterianya tidak jelas.

Bahkan pada situs wonderclub.com, Borobudur dianggap sebagai keajaiban yang terlupakan “The Forgotten Wonders”. Seperti juga pada situs dari profesor teknik sipil University of South Florida, Borobudur ditempatkan pada kategori Forgotten Wonder bersama beberapa peninggalan bersejarah dunia lainnya. walau menurut situs wonderclub borobudur sudah terlupakan, tetap saja saya bangga oleh candi peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia ini.

Tidak terasa kami sudah beberapa jam dicandi borobudur, semua sudut candi sudah kami foto tanpa tertinggal satu sudut pun, setelah puas menikmati karya yang ajaib ini kami pun menuju tempat selanjutnya.


Semoga bermanfaat
Salam



Pemandu-pariwisata.blogspot.com
Selengkapnya...

Rabu, 22 Juli 2009

Candi Prambanan


Pada tanggal 18 july 2009 lalu kaki kami melangkah ke 17 kilometer dari pusat kota yogyakarta yaitu candi prambanan. Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa.



Ada sebuah legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah, lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1000 karena merasa dicurangi.

Baru saja kami sampai parkiran kawasan candi prambanan kami ditawarkan dengan pernak pernik yang sangat unik dan murah, ”Rp.1000 saja kata para pedagang dengan sangat antusiasnya”, beragam gelang, alat music, sampai benda-benda tajam (untuk koleksi) tersedia dengan harga yang sangat murah.

Rombongan kami mengunjungi prambanan kira-kira jam 14.00, saat itu cuaca sangat cerah sehingga membuat rombongan semakin bersemangat mengelilingi setiap sudut candi.
Disekitar candi banyak sekali batuan-batuan yang masih tergeletak ditanah, menurut info kerusakan itu karena gempa yang belum sempat dibangun kembali.

Candi yang memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa memang sangat memukau kami, Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.

Setelah lelah menikmati keindahan peninggalan para leluhur, kami mulai meninggalkan kawasan prambanan dan menuju tempat makan malam disekitar KM.15 kalasan jogjakarta dengan menu spesial ikan air tawar.

semoga bermanfaat



http://www.pemandu-pariwisata.blogspot.com
Selengkapnya...

Rabu, 10 Juni 2009

Mancing dilaut Tanjung Kait


Perjalanan kali ini berisi tentang mancing laut dari tanjung kait dan juga ada kutipan tentang teknik memancing dilaut. Kami berangkat dari Daan Mogot – Jakarta Barat jam 04.30 pada tanggal 07-06-2009 dengan 5 orang personel yang menaiki motor.
Peralanan lancar-lancar saja, tapi saat melewati daerah mauk – tanggerang jalan sangat tidak bersahabat, jalan yang rusak dan berlubang serta debu-debu yang dihempas truk dan bus sangat menyesakan dada. Perjalanan kita lewati selama 1 jam.Saat sampai ditanjung kait jam 05.30 kami istirahat sejenak dan makan mie rebus di warung pak kumis, sekalian tanya-tanya tentang harga kapal, setelah nego harga yang pantas menurut kami yaitu Rp.500.000 dari pagi sampai sore belum termasuk umpan Udang yang harganya Rp.38.000/Kg.




”biasanya yang mancing disini hanya kerumpon2 yang sudah disediakan ditengah pantai
yang ongkosnya Rp.35.000/orang untuk diantar Pergi-Pulang, waktu mancingnya bebas sekuatnya saja dan jika ingin
pulang atau mau beli rokok / kopi tinggal hub no telp pak kumis agar dijemput kerumpon tersebut” kata pak kumis.
Setelah sarapa
n dan persiapkan peralatan tempur (mancing) kami berangkat ke spot pertama yaitu pinggiran pulau lancang, ternyata kami hanya bisa mancing dikarenakan tali jangkar yang kurang panjang, alhasil saat kami turunkan kail ikan yang naik kekapal adalah ikan2 karang saja, seperti kerapu, ikan krisi dan ikan karang lain yang ukurannya tidak lebih besar dari telapak tangan orang dewasa. Tak terasa hari mulai panas jam menunjuk jam 13.00 siang kami pun meminta sang kapten menuju pulau terdekat untuk makan siang, kami bersandar di pulau lancang untuk membeli makan siang dan minuman dingin.
Setelah makan dan istirahat kami menuju spot berikutnya yaitu ke pinggiran pantai pulau bokor, seperti spot pertama karena memancing dekat karang-karangan ikan yang kami dapat pun ikan-ikan karang.

Sore hari menjelang, kira2 jam 05.00an kami memutuskan untuk mengakhiri mancing ini, walaupun yang kami dapat hanya ikan-ikan kecil untuk ukuran pemula kami sangat senang sekali, saat menuju pulang terkejut saya saat melihat gerombolan 3 ekor lumba-lumba naik kepermukaan air, terus terang saja baru kali ini melihat ikan lumba-lumba dilaut lepas seperti ini.perjalanan pulang cukup tenang kalena dibantu ombak yang memang mengarah kepantai tanjung kait.
Jam 18.30 kami sampai ditanjung kait, istirahat sebentar sambil minum kopi dan membungkus ikan hasil tangkapan dan sesaat kemudian kami pulang setelah membayar sewa kapal yang kami gunakan.
Perjalanan kami ini menambah sedikit ilmu tentang dunia mancing yang masih ingin kami terus lakukan sambil mencoba spot-spot lainnya yang ada dinusantara tercinta ini.
Maju terus dunia permancingan indonesia.

TEKNIK-TEKNIK MEMANCING DILAUT

MANCING DASAR ( Bottom Fishing ) - yang biasanya ikan yang didapat adalah Kakap Merah, Kuwe, Kerapu, dan beberapa ikan dasar lainnya. Terkadang Tenggiri dan Barracuda juga dapat dipancing dengan cara ini.

KONCER (LIVE BAIT) - cara ini sedikit unik, tanpa menggunakan timah/ pemberat, jadi kenur utama dipasang kili-kili peniti, kemudian disambungkan dengan mata kail dengan kawat nikelin sepanjang 10cm. Umpan yang digunakan mutlak umpan hidup seperti : selar, tembang, layang, como, kembung, sangir, bahkan baby barracuda.
Umpan hidup dibiarkan berenang menjauhi kapal, menuju lokasi yang paling akurat, sambil menunggu ikan pamangsa, seperti Tenggiri dan Barracuda menyambar umpan hidup tadi.
Terkadang digunakan pula balon, yang berguna agar ikan tidak berenang ke bawah, sehingga ikan selalu berada di permukaan (1-2m dari permukaan).

TONDA (TROLLING) - dengan umpan buatan seperti rapala, king getter, spoon, dsb - ditarikkapal dengan kecepatan 5-7 knot. Jarak umpan dari kapal sekitar 20-50m tergantung dari umpannya.
Cara ini kurang efektif bila digunakan di daerah Kep. Seribu yang tidak banyak ikan palagis diatas 10 kg.

CASTING - biasanya dilakukan dari pinggiran laut, sepeti dermaga, batuan, bahkan diatas kapal yang sedang berhenti / jalan dengan pelan. Umpan yang digunakan biasanya tiruan, dengan berat sekitar 7-20gram. Caranya adalah umpan dilempar sejauh mungkin, kemudian reel digulung dengan cepat. Dan hal ini dilakukan berulang-ulang sampai ikan menyambar maupun sampai tangan pegel !

JIGGING - POPPING - tehnik ini biasanya sih digunakan di daerah Bali, dan banyak dilakukan oleh orang asing, seperti Jepang dan Korea. Tidak ada salahnya anda mencoba di Kep. Seribu. Keduanya hampir sama caranya, adalah dengan mengayunkan umpan tiruan, maupun menggulung reel dengan cepat, kemudian berhenti dan menggulungnya lagi. Kesemuanya bertujuan agar umpan tiruan tersebut mirip ikan umpan alami, sehingga ikan mau menyambar..
semoga bermanfaat

Salam



Pemandu-pariwisata.blogspot.com
Selengkapnya...

Minggu, 24 Mei 2009

Mancing dipulau seribu (p. pari)


Karena sering melihat acara tv tentang mancing dilaut lepas, kami menjadi ingin mencoba pengalaman baru ini.
Sebelumnya kami sudah browsing-browsing tentang cara memancing dilaut, tempat yang biasa dituju pemancing sampai penyewaan kapal untuk membawa kami ke tengah laut.
Pertama kami membeli peralatan pancing yang letaknya tidak jauh dari tempat kerja kami yaitu di latumenten grogol, sangat terkejut karena banyak juga peralatan mancing dilaut ini.




Setelah itu dari forum mancing kami menemukan nama seorang pemilik kapal yang memang jadwal melautnya cocok dengan rencana kami, yaitu berangkat malam dan baiknya l/agi kapal tersebut ada WC dan tempat tidur untuk 2 atau 3 orang, langsung saja kami telp pak robby si pemilik kapal yang kapalnya biasa disandarkan di daerah Pantai Indah Kapuk ini, setelah melakukan perbincangan tentang kondisi laut dan sebagainya kami pun langsung menyewa kapal beliau yang berbanderol 1.5 juta/hari (berangkat jam 20.00 pulang jam 20.00 keesokan harinya) tujuannya pulau pari dan sekitarnya, oh ya harga tersebut belum termasuk umpan mancing seperti cumi atau ikan golok-golok, makan, rokok kata pak robby, biasanya untuk umpan bisa minta tolong dibelikan oleh abk, sekitar 150.000 sd 200.000 sudah cukup banyak, atau jika ingin membawa sendiripun tidak masalah.
Perjalanan ini kami lakukan pada awal mei 2009 tepatnya tanggal 5 sd 6 mei dengan 10 orang personel ( 7 laki-laki & 3 perempuan )
Berangkat dari Daan Mogot – Jakarta Barat sekitar jam 18.30 sampai Pantai Indah Kapuk jam 19.15an.Kapten kapal dan ABK yang beranggota 2 orang sudah siap menunggu kami disana.
Kapal pun berangkat jam 20.30 malam menuju rumpon pribadi milik pak Robby, menurut beliau, dia mempunyai beberapa spot rumpon untuk kami jadikan tempat mancing.
Dalam perjalanan berangkat ini tidak kami sangka membuat mual isi perut, bahkan dari kami ada yang muntah dalam perjalanan, maklum saja kebanyakan dari kami adalah pemula dalam melakukan perjalanan melaut dengan kapal nelayan sekecil ini, sehingga gelombang ombak sangat terasa.
Setelah 2 jam perjalanan tepatnya sekitar jam 10.30 sampai lah kita dirumpon pertama, beberapa dari kami mulai menurunkan umpan yang sudah disediakan, dan beberapa lagi dibantu abk hanya menggunakan gulungan tali pancing dengan pemberat besi panjang buatan. Tidak banyak ikan yang kami tangkap dirumpon ini, walau beberapa umpan kami disambar tapi ikan lepas saat dinaikan ke perahu.
Info dari kapten bahwa arus air laut sedang deras, padahal saat melaut kemari arus sangat tenang, memang alam tidak bisa diduga.
Setelah beberapa lama kami memancing tiba-tiba genset kapal mati karena kehabisan bahan bakar, otomatis lampu tembak dan penerangan lain mati tiba-tiba.Saat abk mengisi bahan bakar genset tiba-tiba saja angin kencang menerpa kami dan ombak mulai membesar, ternyata hujan deras menghampiri kami, karena hujan tersebut datang sangat tiba-tiba kapten kapal langsung saja mengarahkan kapal menuju pulau terdekat yaitu pulau pari, baru kali ini saya mengalami hujan badai + angin ditengah laut.
Luar biasa mencekam saat itu, saat hujan menerpa sempat besi pengatur arah kapal dibawah dek patah, tetapi ABK dengan sigap langsung mengatasi permasalah tersebut, bambu penahan terpal atap kapal pun sampai patah, tidak terbanyang kuatnya hembusan angin saat itu.
Setelah beberapa saat sampai lah kami di pulau pari kira-kira jam 04.00 pagi, kami istirahat disana ada yang tidur dikapal ada juga yang tidur di bangku-bangku dermaga yang dibuat penduduk setempat.
Sampai pagi hari kami mempersiapkan kembali barang-barang yang berserakan dikapal karna hujan tadi malam dan menumpang mandi dirumah penduduk setempat.
Kira-kira jam 09.00 hari sudah cerah kami pun mulai berangkat kembali melaut, kali ini kerumpon berikutnya yang letaknya tidak jauh dari pulau pari. Entah mengapa laut pada hari itu sangat sepi sekali. Sempat kapten mengajak ke spot-spot lain tapi hasilnya minim, walau tidak banyak mendapatkan ikan tapi kami sangat senang sekali dengan perjalanan ini, dapat melepaskan kebisingan dari kota dan menikmati tenangnya laut lepas.
Hari sudah mulai panas kami pun mengajak sang kapten untuk menyudahi acara mancing ini dan mampir dahulu kepulau lain untuk istirahat dan membeli minuman segar, ABK menaikan jangkar dan kapten mengarahkan kapal ke sebuah pulau yaitu pulau untung jawa, disana kami membeli minuman-minuman segar karena hari sangat panas sekali waktu itu. Setelah beberapa saat kami pun melakukan perjalanan pulang jam 16.30. dalam perjalanan pulang tidak sedikit dari kami yang tertidur karena lelah dan memang kurang tidur.
Sampailah kami di pantai indah kapuk tempat kapal bersandar pada jam 19.00an,istirahat sebentar dan bagi hasil ikan-ikan tangkapan yang beberapanya berupa kakap merah, kerapu, ikan ayam-ayaman dan beberapa ikan kecil lainnya.
Beberapa dari kami langsung pulang karena kelelahan termasuk saya dan yang lainnya membawa ikan tersebut ke muara angke untuk dibakar dan dijadikan makan malam yang nikmat.
Perjalanan ini sangat mengesankan, mudah-mudahan kami dapat mengulangi kembali perjalanan memancing dilaut lepas.
Berikut beberapa list kapal yang bisa di sewa ( saya ambil dari beberapa forum mancing ) :

TANJUNG PASIR:
- Rohim - 021 9132591
- Dulloh - 021 98237587
- H.Oyip - 021 9159725
- Mursan - 021 9222790 Perahunya ada wc tertutup. tidak disarankan
- Awang - 021 70280513 / 081514619512. Peringatan: Tidak disarankan kecuali terpaksa.
- Momon - 021 9228495
- Nayum - 08128913455
- Maran - 85692639660 no. telp tetangganya (Ko ACong)
- Yasin - 021 98237587, 081646042776 GPS
- Yahya/bule - 085693440788 / 085711539299 GPS & Fishfinder

TANJUNG KAIT:
- Nur - 0818781314 Ukuran kapal 14x3,5 mtr ada GPS & Fishfindernya, ada wc, genset. lokasi mancingnya sekitar P.Tidung,Pari & Payung.
- Dr Alwi - 021 7265259
- Bambang - 08164824687
KAMAL & MUARA ANGKE:
- Tata - 08161131265 GPS & Fishfinder
- Oyon - 021 5554009 / 9198078 GPS & Fishfinder
- Soma - 0817735126 GPS & Fishfinder
- Nur/Arie - 08167131265 GPS & Fishfinder
- Dana - 081382232905 GPS & Fishfinder
- Harris - 021 5557959 GPS & Fishfinder
MUARA BARU:
- Dahlan - 08161883419 GPS & Fishfinder
- Edo - 081584372379 GPS & Fishfinder
- Yaya - 08164813141 GPS & Fishfinder
- Atin - 081310857141 GPS & Fishfinder
- Iis - 081386546029 GPS & Fishfinder
- Sarim - 0818496738
- Kebot - 08888098780 GPS & Fishfinder
- Yogi - 021 6918030
- Tejo - 08128236130
- Rohmat - 0818477790
- Joni - 0819703413 GPS & Fishfinder
- Mido - 08161893457 GPS & Fishfinder Diskon khusus member FF.

DADAP:
- Kimlok - 021 5561529 / 081315060588 GPS/FF
- Nana - 0817706441 GPS
- Siman - 08888145611 GPS/FF

Pantai Indah Kapuk:
- Robby - 085693331398 GPS/FF. Perahu Kayu eks dari Merak Uk. 3 x 16 Mtr, Naek/Sandar : Dermaga Kehutanan Pantai Indah Kapuk (Tempat SAUD), Depan Sekolahan St. Nicolas, Parkir Kendaraan di RS Pantai Indah Kapuk.
PLTU Ancol:
- Km.Horee - Steve (Pemilik, member FishyForum) - 02168913331 / 081311001588 GPS/FF/Genset/Kamar Tidur.
Kresek: Khusus hanya antar jemput ke pulau2 Damar, Ayer, Tala dsk:
- Edi - 081317770990
- Budiman - 0813 9363473

Bagi kapal yg belum tercantum fasilitas GPS/FF, bukan berarti tidak ada fasilitas itu =====
nama kapten : joni
no hp : 0819703413
abk : 3
harga : 1 jt 800.sudah termasuk, beras,air mineral,sama goreng ikan buat makan siang.
belum termasuk tips abk
biasa kapal main di karang setan,karang utara,bisa juga minta dianter ke pulau peniki,dan kpl keramik.
Ongkos:
trip ke karang2an: 1.8 juta
trip ke Peniki 2 jt
di luar tips,
=====

Ukuran Kapal : 18 X 3.5 M
- Kapasitas : 6 - 8 Pemancing
- Fasilitas :
- Fish Finder
- GPS
- Live Vest
- Rumpon sebagai spot mancing
- Umpan dasar ( sotong dan udang) di tanggung
- Makan dan minuman di tanggung
- Ice Box (fiber dan stereofoam) plus es nya
- Mulai Trip dari jam 07.00 wib s/d 19.00 wib setiap hari
- Biaya sewa Rp. 700.000,-
Jika berminat Hubungi :
DEDIE di 081345409595

=====

KM Shakila
Kapten : Agus hp. 081384247762
Ukuran Kapal :
Kapasitas : 6 anglers
Biaya sewa : Rp 4.000.000,- new price
fasiitas :
KM Wahyu - Di
Kapten : Yudi
Ukuran Kapal : 15 x 4M
Kapasitas : 6-7 anglers
Mesin:100 PS
Biaya sewa : 4,000,000- new price (include umpan, es, aqua 1 galon)
fasilitas :Kamar Tidur Non AC,WC ,Dapur ,Radio,5 rod holder troling
Contact Person : Nuri 085219808612
KM Jelita
Kapten : Ujang - 081318629896
Ukuran kapal : 14 x 3,2M
kapasitas : 8 - 10 anglers
Biaya Sewa : 3,5jt
fasilitas :

=====

nama kaptenny uding..
no hp 081646038341..(tp hp tetangganya..jd musti bilang nyari udink dl..maklum lha..hehe..)
spot lumayan banyak..yg bikin enakny lg kaptenny rajin nyari ikan..trus ada GPS + Fish Finder lg..puas dah..
waktu it sy abis sekitar 1jtan...

=====

tg pasir
Nama Kapal: tdk tahu
Nama Kapt.: Yasin
Ukuran : tdk tahu
Kapasitas Angler : max 6 orang
ABK : 4 orang (rajin2x ok banget)
Harga Sewa : Rp. 750.000 (harga sewa kapal + rebon), belom termasuk rokok + tips ABK
Fasilitas : GPS, bisa masak di kapal
No. Telp Kapt. Yasin : 081646042776

=====

Untuk teman2 yg ingin mancing ke tj.Pasir murmer, silahkan coba kapten Darna (via H.Asbun) di 081316524094, harga sewa rp 700rb (+rebon), no gps/ff,(no tip)utk ke p.pari dsktnya,
saya sendiri sering pake mereka,sampai saat ini belum pernah mengecewakan,trimz!

=====

Paket mancing murah, Harga termasuk :
1- Alat pancing manual
2- Umpan
3- ES Batu
4- Cool Box
5- Soft Drink
6- Rumpon
7- Pawang
8- GPS
9- Oleh-oleh
Informasi :
24 Hours/ SMS center : 0818 0710 3666
E-mail : eza_puja@yahoo.co.id
Salurkan hobi mancing anda dengan orang yang berpengalaman di bidangnya. Terimakasih.
Hormat kami,
Reza
Marketing
0818 0710 3666
Telepon: 0818 0710 3666
Alamat: Jakarta
Kota: Jakarta


Semoga bermanfaat
Terima kasih


Pemandu-pariwisata.blogspot.com
Selengkapnya...